Tidak Diangkat Jadi PPPK, Guru Honorer SMA-SMK Swasta Ngadu ke Komisi V DPRD Lampung

- Selasa, 15 November 2022 | 09:57 WIB
Sejumlah guru honorer SMA SMK swasta yang tidak diangkat jadi PPPK mengadu ke DPRD Provinsi Lampung (Foto Istimewa)
Sejumlah guru honorer SMA SMK swasta yang tidak diangkat jadi PPPK mengadu ke DPRD Provinsi Lampung (Foto Istimewa)

LAMPUNG EKSPOSE - Puluhan guru honorer SMA SMK swasta di Lampung yang tergabung dalam Guru Lulus Pasing Grade PPPK, menyambangi Komisi V DPRD Lampung, Senin 14 November 2022.

Puluhan orang yang mewakili 628 guru SMA SMK honorer,mengadukan nasibnya, karena tak kunjung diangkat dan ditempatkan sebagai guru PPPK tahun 2022, yang lulus seleksi pada akhir 2021 lalu. Ratusan guru tersebut masuk dalam kategori lulus Passing Grade (PG)1.

"Harapan kami bisa terakomodir dan terangkat semua, kami merasa terzalimi, padahal kalau mau dirangking kami juga nilanya juga tidak kalah dengan guru-guru negeri dan lainnya," ujar Ibramsyah, selaku Ketua Guru Lulus Pasing Grade PPPK Lampung, saat hearing di Komisi V DPRD Lampung itu pada Senin (14/11).

Guru honorer SMA SMK swasta menyampaikan keluhannya ke Komisi V DPRD Lampung (Foto Istimewa)

Baca Juga: KPKAD : Calon Rektor Unila Tidak Terkait Kasus AOM

Guru lainnya, Rahmadi Angkasa mengatakan, mereka merasa di "prank" oleh pihak-pihak terkait, karena meski para guru yang berstatus PG 1 lulus seleksi dan mengikuti semua tahapan, namun tak ada satupun guru honores swasta khususnya di Lampung yang diterima.

"Seluruh guru swasta yang lulus PG1 tidak ada yang ditempatkan, zonk," ujar Rahmadi Selaku koordinator para guru.

Penyebabnya lanjut Rahmadi, karena kebijakan yang dinilai tidak berkeadilan, yakni Permenpan RB no 20 tahun 2022.Dalam aturan terebut, skala prioritas penerimaan Guru P3K diprioritaskan berdasarkan urutan, yakni guru THK2, Guru honorer negeri diatas 3 tahun, kemudian Guru PPG, dan terakhir guru honorer swasta.

Baca Juga: Pasar Murah Rangkain HUT Ke 66 Lampung Selatan

"Kalau mau adil harusnya ada asas keadilan, permenpan itu ambigu, kami ini harusya lulus, kami ikuti syarat, masa mengajar sudah, lulus test dan lainnya" katanya.

Halaman:

Editor: Dimas Febiyansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPKAD : Calon Rektor Unila Tidak Terkait Kasus AOM

Sabtu, 12 November 2022 | 18:17 WIB

Pemkot Metro Jual Telur dan Beras Murah

Selasa, 8 November 2022 | 22:36 WIB

Forum UPK DAPM Lampung Bantu Korban Banjir

Sabtu, 29 Oktober 2022 | 14:36 WIB
X