Jelang Tahun Ajaran Baru, Pemkot Bagikan Perlengkapan Sekolah Gratis

- Rabu, 13 Juli 2022 | 18:02 WIB
Kepala Bappeda Kota Bandarlampung, Khaidarmansyah (Syafrudin)
Kepala Bappeda Kota Bandarlampung, Khaidarmansyah (Syafrudin)

BANDARLAMPUNG, lampungekspose.com - Pemerintah kota Bandarlampung akan membagikan perlengkapan sekolah gratis kepada sejumlah siswa kurang mampu di daerah tersebut pada ajaran tahun baru 2022/2023. Rabu (13/7).

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Khaidarmansyah. Dia mengatakan pembagian perlengakapan sekolah secara gratis ini tentunya sesuai dengan program unggulan walikota Bandarlampung Eva Dwiana.

"Kita kan sekolah gratis, disamping SPP nya gratis juga perlengkapannya, baju seragam, buku dan tas itu kita persiapkan," ungkapnya.

Dia menjelaskan, tidak semua anak mendapat perlengkapan sekolah gratis, ini dikhususkan bagi anak Bina Lingkungan (Biling) yang miskin.

"Anak-anak miskin yang ada disekitar itu sesuai dengan usulan dari sekolah. Biling miskin yang terdaftar disekolah masing-masing jadi proses nya kepala sekolah mengajukan ke dinas, nanti dinas akan mengadakan. Tidak semua dapat, kecuali yang sekolah gratis pasti dapat," jelasnya.

Menurutnya, program unggulan di bidang pendidikan dengan memberikan perlengkapan sekolah gratis sudah berlangsung sejak dibawah pemerintahan eks walikota Herman HN.

"Dulu sejak tahun 2011 kita sudah lakukan program itu. Ini hanya melanjutkan saja karena program unggulan harus kita lanjutkan, karena pak Herman dulu bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi kerakyatan dan sekarang bunda Eva juga begitu semuanya tetap berlanjut," pungkasnya.

Dia juga menyampaikan untuk semua komponen biaya pendidikan sebesar 20 % dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masuk di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung dan tentunya itu akan langsung disalurkan Dinas Pendidikan ke setiap sekolah yang ada di kota Bandarlampung.

"Jadi masuk dalam kompenen itu, semua untuk biaya pendidikan seperti untuk pendidikan PAUD, SD, dan SMP. Kemudian pendidikan luar sekolah kaya paket A paket B, dan juga untuk meningkatkan kompetensi guru jadi semua komponen biaya pendidikan itu masuk di dinas pendidikan. Disini dinas Pendidikan yang menyalurkan melalui sekolah-sekolah," tuturnya.

Lanjutnya, Bapeda hanya sebagai perencana dan untuk merealisasikan semua perencanaan ini ada di keuangan.

"Untuk tahun kemarin anggarannya ada, cuma realisasinya kan tugas dinas sesuai dengan uang kita. kalau ketersediaan uang ada ya kita bayar, kami kan perencanaannya ada di bapeda kalau realisasinya ada di keuangan," tegas dia.***

Editor: Dimas Febiyansyah

Tags

Terkini

X