Raden Muhammad Ismail: Saya Tidak Dalam ‘Klausul’ Pemberhentian

- Rabu, 12 Oktober 2022 | 09:13 WIB
Ir. H. Raden Muhammad Ismail (Skretariat DPRD Provinsi Lampung)
Ir. H. Raden Muhammad Ismail (Skretariat DPRD Provinsi Lampung)

LAMPUNG EKSPOSE - Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung Hi. Raden Muhammad Ismail merasa dirinya tidak masuk dalam syarat pergantian Pimpinan DPRD sesuai dengan aturan yang ada di pemerintah.

Anggota DPRD Fraksi Partai Demokrat dua periode itu menegaskan, alasan dia menggugat partai adalah untuk memperjuangkan hak konstitusi sekaligus sebagai pembelajaran bersama sebagai kader partai.

"Saya lakukan untuk memperjuangkan hak-hak konstitusi saya. Hak-hak sebagai warga negara dan martabat saya. Kalau saya ini tiba-tiba dihukum orang tapi saya tidak melakukan pembelaan maka publik menganggap saya memang salah. Saya ini diusulkan untuk diganti dengan tidak mengetahui salah saya apa dan tidak ada panggilan atau teguran apapun," tegas Raden Muhammad Ismail.

Baca Juga: Konferkab PWI Tanggamus Sukses, M. Irwan Kembali Terpilih sebagai Ketua

Dia juga mengungkapkan alasannya menggugat ke pengadilan negeri bahwasanya berkenaan dengan ketidaksesuaian proses yang dilakukan dengan aturan pemerintah. Bahwa menurut RMI dalam organisasi pemerintah ada undang-undang yang mengatur yakni UU No 23 tahun 2014. Kemudian ada peraturan DPRD No 1 Tahun 2019 dan PP No 12 Tahun 2018.

"Disitu mengatur bahwa tidak ada pergantian pimpinan DPRD yang ada ialah pemberhentian. Karena pimpinan DPRD bukan AKD seperti komisi. Karena SK ada dua, yang pertama SK anggota DPRD 85 orang dan SK pimpinan DPRD 5 orang. Jadi kalau saya diganti SK itu kan dicabut. Nah Pimpinan 5 orang ini dicabut semua. Apakah pemerintah daerah mengatur pimpinan DPRD ini harus kosong? Gak bisa," katanya.

Dia melanjutkan, Pemberhentian Pimpinan DPRD pun ada syaratnya,yaitu Meninggal Dunia, Mengundurkan diri dan terlibat masalah hukum dengan tuntutan inkrah lima tahun.

Baca Juga: PWI Tanggamus Audiensi Dengan Bupati Tanggamus, Dewi Handajani : Sinergitas Terjalin Baik

"Saya gak ada semua di klausul itu. Saya masih hidup, saya masih melaksanakan tugas dan tidak mengundurkan diri dan tidak ada masalah hukum. Nah inilah salah satunya juga yang membuat saya mengajukan gugatan ke PN," tandasnya.

Sebelumnya, RMI blak-blakan mengungkapkan kronologi sehingga sampai dirinya mengajukan gugatan ke PN dengan nomor perkara 188/Pdt.G/2022/PN Tjk yang didaftarkan oleh Pengacara Arief Chandra Gutama dan Rekan Selasa, 4 Oktober 2022.

Halaman:

Editor: Dimas Febiyansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X